Resensi Film Skyfall, bukti kesetiaan sang agen (James Bond)

Sinopsis Film

135295768953561121

Bond

Setelah operasi di Istanbul berakhir dengan bencana, James Bond hilang dan diduga telah tewas. Cerita tentang tewasnya 007 ini berawal ketika Agen MI6 James Bond yang juga dikenal sebagai 007 bersama Eve Moneypenny saling membantu dalam misi di Turki di mana seorang petugas MI6 telah tewas dan sebuah harddisk dicuri.

Kejadian itu adalah kejadian tentang perangkat cakram keras ini berisi rincian semua agen NATO yang beroperasi dan menyamar dalam organisasi teroris. Bond dan Moneypenny mengejar penyerang mereka yang bernama Patrice dan berusaha untuk memulihkan perangkat tersebut. Selama dalam pengejaran, Bond ditembak di bahu, tapi terus mengejar, sampai ia ditembak dari atas kereta oleh Moneypenny, yang salah menilai menembaknya. Ia kemudian dilaporkan hilang, diduga terbunuh.

sementara identitas para agen rahasia MI6 yang masih aktif terkuak di internet. Banyak yang meragukan kemampuan M untuk menjalankan Misi Rahasia, dan ia menjadi perhatian pemerintah dalam menangani masalah tersebut. Lima nama agen dirilis ke internet, dengan janji lebih untuk seminggu kedepan dan kepala MI6 M datang di bawah tekanan politik untuk pensiun selama pertemuan dengan Ketua Intelijen dan Keamanan Komite, Gareth Mallory. Sekembalinya dari pertemuan tersebut, MI6 terkena serangan dan ledakan terjadi di kantor, menewaskan sejumlah karyawan MI6.

Ketika misi itu sendiri diserang, kehadiran Bond secara tiba-tiba, memberikan alasan bagi M untuk mencari si penjahat berbahaya, Raoul Silva. Saat Bond berhasil mengikuti jejak Raoul dari London ke laut Cina Selatan, Bond menunjukkan kesetiaannya kepada M dan melupakan rahasia masa lalunya.

Singkat cerita, setelah kejadian terbunuhnya gadis bond di china, kemudian Bond kembali ke Inggris dan membawa Silva. Disinilah mulai terjadinya tragedi dan action yang sayang untuk dilewatkan. Dengan kecerdikan Bond, ia mengendarai M dan mobilnya menjauh dari tempat kejadian dan setelah bertukar untuk sendiri Aston Martin DB5, mendorong dia untuk rumah masa kecilnya yang terpencil di Skotlandia yang diberi nama Skyfall. Strategi yang dilakukannya adalah menginstruksikan Q untuk meninggalkan jejak elektronik untuk Silva untuk mengikuti, keputusan yang didukung oleh Mallory.

Di Skyfall terjadi akhir dari segalanya. Di tempat masa kecil Bond inilah, pad akhirnya Silva dan M terbunuh, dengan rumah masa kecilnya yang hancur berantakan akibat pertempuran dahsyat malam itu.

Resensi film

Menyaksikan film ini, ibarat melihat perpaduan antara sikap emosional, pertarungan batin, dan kesetiaan terhadap pemimpin. Keempat hal tersebutlah yang menjadikan skyfall menjadi film yang sampai penayangannya hingga hari ini, menjadi film paling laris di box office.

Kesetiaan itu terlihat manakala agen 007 yang tertembak oleh perintah M, tetap setia melindungi M meskipun M-lah yang memerintahkan eve untuk menembak Bond. Itu dibuktikan Bond ketika dia ke Inggris begitu mendengar markas M di serang teroris.

Dari sinilah dimulainya petualangan dan aksi – aksi ciamik Bond. Dimulai dari petualangannya di China, hingga ia berkenalan dengan Gadis Bond, dan menjebak Silva untuk kembali ke Inggris, dipenjarakan di penjara khusus.

Kecerdikan Silva pulalah yang dulunya adalah mantan agen juga, yang akhirnya membawa Silva keluar dari penjara, melakukan penyamaran sebagai polisi, dengan tujuan dapat membunuh M. Petualangan inilah yang membawa Silva, dengan kecerdikan Bond ditarik ke tempat yang jauh di Skotlandia, yang bernama Skyfall. Skyfall itu sendiri adalah satu tempat yang special bagi Bond, yaitu adalah tempat kelahirannya di masa kecil, sebelum menjadi agen special.

Di Skyfall pulalah akhirnya pecah pertempuran antara Silva dan M, dengan aksi – aksi yang menegangkan, walaupun pada akhirnya, M sendiri terbunuh aibat terkena tembakan anak buah Silva. Walaupun akhirnya skyfall hancur berantakan, setidaknya Bond telah membuktikan tentang satu kata, kesetiaan. Emosionalnya mengenang tanah kelahirannya yang hancur digantikan dengan kesetiaannya apda agen.

Kritik film

Satu – satunya yang menurut saya menjadi kekurangan film ini adalah tak adanya kisah cinta sama sekali dengan seorang wanita, seperti halnya di film action lainnya, Batman dengan Miranda Tate atau dengan rachel, Spiderman dengan Marry Jane, mapun yang lainnya. Kalaupun ada disini adalah kisah hubungan seksual antara Bond dengan gadisnya, dan menurut saya ini adalah kekurangan film ini.

Di film ini, sepertinya wanita di mata Bond hanya dijadikan sebagai alat pemuas nafsu belaka, tanpa ada cinta dan kasih sayang didalamnya. Menurut analisis saya, hal itu terjadi karena Bond yang merupakan agen, menganggap bahwa wanita bagi agen hanyalah penghalang belaka, dalam menyelesaikan misi utama agen, sehingga dia memilih mematikan perasaannya kepada wanita.

Atau bisa jadi, hal ini karena kejengkelan dan rasa keputus asaan yang dimiliki Bond, pasca dia kehilangan gadis yang dicintainya di film terdahulu, sehingga hatinya sudah mati rasa terhadap rasa cinta, dia memilih menanggalkan rasa cintanya kepada wanita, dan memilih setia bersama agen.

Pada satu sekuel film ini, bukti rasa cintanya kepada wanita sudah hilang, adalah ketika dia sedang tes psikologi, dia menyebutkan wanita adalah penghalang, dan M (agen wanita dan bosnya) adalah wanita jalang. Mungkin ini satu – satunya kekurangan film ini, akan tetapi secara umum, film in sempurna untuk dinikmati oleh sineas yang mencintai film action. Selamat menonton.

Source : Dwi PurNama /Kompasiana

Petualang Kuliner | Telah merasakan hampir 95% makanan di Jawa Tengah dan Jawa Timur | Makanan yang paling disukai adalah makanan bebek goreng gepuk, karena dagingnya lembut, plus sambal terasai yang pedas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s